Thursday, July 29, 2010

Pagar Gigi

Gue udah 4 bulan pake Pagar Besi (aka Behel aka Breces). Ya walaupun gue tahu ada banyak orang yang udah pake behel lebih lama dari gue bahkan yang udah lepas behel. Tapi gue pengen nulis aja Behel dari sudut pandang diri gue.

Kenapa gue pake behel ?
Karena gigi gue berantakanan bgt. Bahkan dokter gigi gue sampe geleng2 ngeliat foto xray gigi gue.

Ada beberapa masalah gigi gue.
  1. Gigi gue ada yang numbuh gk normal. Biasanya gigi kan numbuh vertikal. Nah 4 gigi geraham besar paling pojok gue (atas-bawah) numbuh horizontal. (Kebayang gk ? Hehehehe) dan dia numbuh di dlm gusi tidak mencuat ke luar. Mantap dah gan. Ini sumber masalah gigi gue. Karena keempat gigi itu, pertumbuhan gigi gue menjadi tidak teratur (karena ruang tumbuhnya ditutup ma keempat gigi itu). Nah mau gak mau gigi-gigi tersebut harus dicabut. And you know what ? Itu tu musti dioperasi kecil oleh ahli bedah mulut. Dan 4 x operasi dan masing2 jarak operasi 1 bulan. Mau tau gimana operasinya ? Jadi ya gigi loe harus dibius lokal di daerah sekitar operasi. Setelah "mati rasa" di daerah itu, mulut lw dikeringin pake alat (gue lupa namanya). Terus (eng ing eng) gusi gue di bedah dengan pisau. Terus setelah itu dengan bor gigi gigi yang numbuh horizontal itu dibelah menjadi empat bagian tujuannya supaya saraf gigi gue gak kecabut dan gigi bisa diambil dengan aman. Disini bener2 w merasa amazing bgt ma dokternya. HArus konsentrasi sangat qlo gk entar saraf w kepotong (*ngilu bayanginnya). Setelah dipastikan tidak ada gigi yang tertinggal, sang dokter menjait gusi gue (biasanya 2-3 jaitan). Dan selesai (operasinya -/+ 1 jam). Well pas dioperasi gk kerasa sama sekali. Tapi pas selesai begah dah pipi w dan setelah efek obat bius hilang (eng ing eng) pipi gue bengkak selama 1 minggu. Emang harus bengkak prosedurnya. Selama bengkak gue harus hati-hati supaya jaitan tidak robek. Dan perasaan yang gue rasain selama 1 minggu. SETENGAH MATI. Gile, gk bisa ngomong, makan bubur mulu, SAKIT NGILU parah ditambah pipi yang kaya ngemut baso bola tenis. T___T. dan tiap hari harus sering2 kompres air panas n dingin. Belom lagi tanggapan orang sekitar dengan pertanyaan yang harus dijawab dengan jawaban yang sama berkali-kali. Parah dah ~
  2. 2 gigi tarang (atas kanan-kiri) tumbuh dengan posisi yang memutar 90 derajat dari normal. Untuk menempatkannya kembali ke bentuk normal biasanya dokter orto w memasang aplikasi behel tambahan kaya per yang bertujuan menggeser gigi yang mendampingi gigi yang bermasalah itu supaya ada ruang berputar. Terus karet yang dipake untuk memutar gigi itu yaitu karet yang sabung2 itu loh. Biasanya qlo karet yang satu2 itu tujuannya buat merenggangkan gigi ke posisi normal. Dan karet yang sangbung untuk merapatkan dan memutar gigi. (susah euy ngedeskripsiinnya. ^^v)
  3. Gigi kelinci dan gigi gue yang cengrung maju padahal geraham w gk maju (kaya tukul arwana. Wkwkwkwkwk).


Kronologi untuk mske behel :
  • Gue gk perlu nyari-nyari dokter ortho susah-susah cz kakak sepupu gue dokter gigi dan relasinya banyak untuk mendapatkan barang berkualitas dengan harga murah. Gue saranin nih untuk yang mau masang behel pintar-pintar milih dokter gigi dan lokasi pemasangan. Kasarnya semakin elit suatu daerah semakin mahal, semakin terpencil wilayahnya jg makin mahal. Untuk harga yang murah lebih baik pasang behel di RS Instansi pendidikan gitu cz dokter2nya pada kuliah spesialis tapi jg diawasi oleh dosen2nya.
  • Dokter gigi memeriksa keadaan gigi gue dengan melihat-lihat gigi gue dan bakal di foto x ray sehingga keliatan struktur giginya, membuat cetakan model gigi,  merontgen kepala, serta wajah secara keseluruhan supaya perawatan benar-benar sempurna dan tidak asal-asalan karena biasanya ketika dipakaikan behel wajah jadi berubah. Biasanya gigi yang menumpuk-numpuk terjadi karena rahang kecil, jadi giginya harus dikurangi beberapa.Dan kemudian dia akan menjelaskan keadaan gigi gue dan prosedur apa aja yang akan dilakukan. Disinilah negoisasi harga dimulai. Semakin kompleks masalah gigi semakin mahal. Just information (bukan untuk maksud apa-apa) yang operasi bedah mulut yang pertama gue bilang 1x operasi = 2 jt, masalah gigi kompleks gue menyebabkan harga 7 jt untuk braket dan kontrol 200 rb (ganti karet dan kawatnya). Yah emang mahal banget, emak gue ampe geleng2 kepala. Dan mulai saat itu gue menjadi orang yang sangat perhitungan ma pengeluaran duit. Ya iyalah untu 2 deret gigi emak n babeh gue udah ngeluarin berapa duit. Emang ya sebagai anak kita pasti gk bisa ngeganti semua duit dan jerih payah orang tua. Ntar deh qlo udah punya anak giliran kita tu yang gak boleh terlantarin anak kita. Hehehehe.
  • Lama perawatan tergantung dengan kekompleksan masalah gigi. Untuk masalah seperti gue katanya bisa 3 Tahun (Whats ?!!!). Dan tergantung rajin kontrol apa enggak normalnya 3-4 minggu. Kontrol itu buat melihat kemajuan kerapihan gigi, ganti karet dan kawat serta penambahan ornamen2 tambahan.
Behel itu terdiri dari apa aja yah ?
Pokonya pas pasang behel gigi gk boleh ada masalah lagi kaya gigi berlubang, karang gigi dan sebagainya. pokoknya gigi harus benar-benar dalam keadaan sehat.
Ada tiga bagian utama Breces (untuk jenis ortodontik cekat atau Fixed Orthodontic, tipe behel yang tidak bisa dilepas-pakai) :
  • Breket yang fungsinya sebagai wadah kawat dan sebagai elemen utama. Ada yang terbuat dari Logam stainless steel (bahan ini memiliki kekuatan yang paling baik dan dapat membentuk gigi dengan kuat), Emas 24 karat (bahan ini khusus untuk pasien yang memiliki alergi terhadap logam), Porselin (untuk memperoleh tampilan behel yang transparan),Krital safir (bracket yang paling transparan disbanding bahan lain terbuat dari composite, porselin, atau plastik. 
  •  Karet buat pengikat braket yang warna n modelnya bisa diganti sesuai keinginan. qlo gue biasanya pake warna yang calm kaya biru, ungu, aqua, merah marun dengan model biasa. Biasanya yang jadi trend diliat dari karetnya.
  • Kawat. Pas awal2 pake pasti bakal kelihatan berkelak-kelok tapi lama kelamaan jadi mulus lurus. Itu fungsinya sebagai pemerata gigi.
  • Ornamen tambahan kaya per, pin dsb disesuaikan dengan prosedur.
Pengalaman dengan behel :
Awalnya gue cuma make buat gigi atas. Eh bulan lalu tambah lagi bagian bawah. Makin seksi ni bibir gue. :P
Awalnya pas make behel. Mulut susah ngatup. Nyangkut. Berasa ada yang asing di mulut. Tapi lama kelamaan jadi terbiasa karena dengan sendirinya otak akan melakukan strategi adaptasi.
Paling kesel nih ya qlo lgi makanan keras yang enak bgt kaya kembang goyang, kue ketawa, jamur goreng dan ayam goreng. Breket copot. Nyeng~ udah beberapa kali kaya gitu. Mana saya tinggal di Bogor dan qlo kontrol nunggu weekend. Jadi sering tu namanya dinding mulut kegesek ma kawat. Sakit~. Strategi yang digunakan ya terpaksa main lidah biar gak kegesek.
Waktu sikat gigi lebih dinikmati (aka makin lama) cz harus sikat gigi dengan sikat gigi khusus atau yang bulunya lembut dan sikat gigi sesi dua dengan sikat intrerdental toothbrush. Supaya gak ada karang gigi dan sisa makanan. Jadi jadwal sikat gigi gue sekarang min 3 kali sehari.
Jadi males makan karena males ngebersihin sisa makanan yang nyangkut-nyangkut. ~__~. Pokoknya qlo pergi2 harus siap sedia tusuk gigi,kaca n sikat gigi kecil. WAJIB!
Sejauh ini gue hampir gk pernah sariawan cz asupan gizi yang tepat . hehehehe. Pokoknya rajin2 minum air mineral dan buah dan pola makan seimbang.

Sisi positifnya ya gigi gue makin rapih dan senyum gue makin manis (bukan kata gue ya. kata orang-orang. Wkwkwkwkwk) dan walaupun untuk alasan kesehatan bisa jugalah buat dipake sidikit buat gaya2. Hahahahahaha.

(* pantat tepos bikir postingan berjam2. Heuh. ^^v)

0 comments:

Post a Comment

Pages

| Top ↑ |